20 Milyar untuk Indonesia Sehat dan Sejahtera

Jakarta, 16 Oktober 2013 – Tempo Scan Pacific, mengeluarkan dana 20 milyar untuk program bantuan operasi ribuan anak kelainan bawaan di seluruh Indonesia untuk mewujudkan Indonesia Sehat dan Sejahtera. Semuanya itu dilatarbelakangi oleh nilai-nilai perusahaan: Honest, Equality, usefulness, responsibilty dan perseverance, yang menjadi kekuatan perusahaan yang dibentuk oleh Handojo S. Muljadi sebagai pemimpin dan menjadi nadi bagi suksesnya Tempo Scan Pacific selama 60 tahun.

“Core value yang paling penting adalah menjaga integritas, sesuai dengan bidang usaha yaitu farmasi, kosmetika dan distribusi, yang tanpa itu maka sebuah perusahaan tidak dapat berkomitmen penuh terhadap perjalanan bisnisnya”, kata Handojo S Muljadi, dalam suatu acara di Jakarta, Rabu 16 Oktober 2013.

Handojo menambahkan: “dibutuhkan kesetaraan atau kesamaan dalam hal perbedaan gender, ras, agama, dan budaya”. “Di Tempo Scan Pacific, semua sama dan memiliki kemampuan yang sama, sehingga dalam kinerjanya ada 8 dari 12 direksi Tempo Scan Pacific saat ini adalah wanita”.

Dukungan dari CSR Center berupa Program Sosial Indonesia Tersenyum (PSIT) dan bodrex Reaksi Cepat (bRC), menjadi jawaban nilai-nilai dalam tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan. Pendanaan kegiatan CSR ini berasal dari sebagian hasil penjualan produk, dan program berjalan terus berkesinambungan.

Agus Pambagio ( pemerhati sosial) yang hadir pada acara yang sama mengatakan: “dibutuhkan banyak program untuk masyarakat yang kurang beruntung”. Program kemasyarakatan seperti ini hendaknya perlu didukung juga oleh pemerintah”. “Pemerintah memiliki banyak program tapi kurang menyentuh yang bawah, sehingga diperlukannya peran swasta.”

“Di Amerika, CSR merupakan etika perusahaan yang dana operasionalnya berasal dari sebagian keuntungan. Sedangkan di Eropa, sama halnya, bedanya dana dari pemegang saham yang sudah dianggarkan dari awal pada saat RUPS”. “Sebuah program CSR harus berkesinambungan, bukan program jangka pendek semata, namun harus dilakukan dengan fokus dan minimal dilakukan selama 5 tahun, tidak hanya karyawan saja yang sehat, namun masyarakat sekitar juga harus sehat”, tambah Agus.

“Kegiatan sosial sebuah perusahaan idealnya tidak berjalan sendiri, namun juga merangkul pihak-pihak lain sehingga program dapat berjalan menyeluruh dan menyentuh semua lapisan masyarakat“ demikian penjelasan Agus.

Sementara itu Iris A Herani, Head of CSR Center Tempo Scan Pacific mengatakan:“CSR Center terus berkomitmen untuk terus menghadirkan sisi cerah kehidupan masyarakat Indonesia, agar masyarakat dapat lebih mudah memperoleh akses bantuan layanan kesehatan mereka”.

Dua anak peserta program “Indonesia Tersenyum” yang turut hadir hadir dalam pertemuan tersebut adalah Diva yang terkena infeksi saluran pencernaan dan kelainan ginjal sejak umur 7 tahun, dan Zidane mengalami kebocoran jantung sejak 2007. Sejak mengikuti program Indonesia tersenyum Tempo Scan Pacific, kesehatan mereka pulih kembali dan senyum masa depan kembali dalam keluarga tersebut.

Handojo menambahkan: “hampir 60 tahun, PT Tempo Scan Pacific menyadari bahwa kemajuan dan kesuksesan perusahaan tidak hanya berasal dari keberhasilan di lingkungan internal, namun juga dukungan dan kepercayaan seluruh masyarakat Indonesia” Oleh karena itu, PT Tempo Scan Pacific, berupaya untuk membantu meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia sebagai ungkapan terima kasih dan wujud nyata tanggung jawab sosial perusahaan terhadap seluruh masyarakat Indonesia.